5 KUNCI MENJADI KAYA DAN BAHAGIA

Oleh: Ali Fatikin

Anthony Robbins dalam bukunya Unlimitted Power mengemukakan lima kunci menjadi kaya dan bahagia.
Pertama, anda harus belajar bagaimana mengatasi frustasi.
Sebelum pada tempat kesuksesan, seseorang menghadapi tidak satu dua permasalahan yg hampir membuat dia frustasi. Namun karena dia mampu mengatasi setiap permasalahan, dan mengelola perasaan frustasi, maka sampailah dia pada tempat di puncak kemuliaan seperti yg dia inginkan.

Kedua, anda harus mampu mengatasi penolakan.
Sering kali kita mengajak teman untuk bekerja sama menyelesaikan tugas, memulai usaha bisniss, atau ide ide yang lain agar tempat kerja kita nyaman, dan seterusnya. Tetapi apa yang terjadi? Kita sering mnghadapi penolakan atau rejection.
Kita harus sabar. Terus berusaha dengan cara, metode, dan pendekatan yang lain, agar ajakan kita terjawab dengan “yes”.
Orang-orang sukses ratusan kali ditolak. Tapi mereka tak kenal putus asa. Tetap konsisten menuju path to success.

Ketiga, anda harus mampu mengelola keuangan.
Mengetahui bagaimana mendapatkan uang, dan bagaimana mengelolanya.
Secara singkat menurut Anthony R. uang yg kita peroleh hendaknya digunakan untuk 4 pos, yaitu:
a. 10% untuk sodaqoh
b. 10% untuk mengangsur utang
c. 10% untuk menambah modal usaha
d. 70% untuk kebutuhan hidup

Keempat, harus mampu mengelola kepuasan.
Maksudnya orang boleh saja puas, setelah meraih prestasi, meraih untung, meraih yang lain. Tetapi kepuasan tersebut tidak boleh menghentikan upaya untuk tumbuh dan berkembang, tidak boleh menghentikan kreatifitas..dst. Terus melaju menjadi climber bukan camper.

Kelima, selalu ingin memberi , dan tidak terlalu mengharapkan balasan yang lebih banyak.
Memberi adalah kunci yang paling penting menggapai kekayaan dan kebahagiaan, sebab memberi hakekatnya bisa menjamin kebahagiaan yang sejati. Rahasia kehidupan adalah memberi. It,s the power of giving.
Ketika kita meminta kepada tanah. Wahai tanah beri aku buah- buahan kepadaku. Tanah pasti akan menjawab, kamu tidak pernah memberi mengapa kamu meminta. Memberi dahulu..baru akan menerima. Beri aku bibit padi, kmudian beri aku pupuk…lnsya Allah pada saatnya nanti kamu akan menerima.